" SELAMAT DATANG DI WEBSITE "KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN KAPUAS " - PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Jumat, 29 Agustus 2014

Guru Non-PNS Diminta Proaktif

KUALA KAPUAS - Sebanyak 80 orang guru non-PNS angkatan PLPG tahun 2010 - 2012 lingkungan Kemenag Kapuas, (28/8) kemarin mengikuti rapat terkait persiapan pencairan tunjangan sertifikasi guru non-PNS di lingkungan Kemenag Kapuas.

Mengambil tempat di aula kependidikan Kantor Kemenag Kapuas, rapat itu dipimpin langsung oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kapuas Drs H Asy’ari didampingi Bendahara pengeluaran Kemenag Kapuas M Poteran Sosilo S HI, serta sejumlah pelaksana seksi pendidikan madrasah Kemenag Kapuas.

Dalam arahannya, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kapuas Drs H Asy’ari mengatakan, proses panjang harus dilalui Kemenag Kapuas agar dapat mencairkan tunjangan sertifikasi guru non-PNS. Perlu diketahui kata dia, ada perbedaan mata anggaran untuk tunjangan sertifikasi guru non-PNS dan PNS. “Untuk tunjangan sertifikasi guru non-PNS, mata anggarannya bersifat belanja modal sementara untuk tunjangan sertifikasi guru PNS mata anggarannya bersifat belanja pegawai,” terangnya.

Ditambahkannya, melalui forum rapat ini, seluruh informasi terkait pencairan tunjangan sertifikasi guru PNS akan disampaikan. Mantan Kasi Bimas Islam Kemenag Kapuas ini juga meminta kepada seluruh guru non-PNS agar dapat proaktif menyerahkan laporan kelengkapan administrasi secara teratur sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Seluruh berkas akan terlebih dahulu diverifikasi kevalidan datanya. Guru yang telah dan akan menerima tunjangan sertifikasi guru non-PNS diharapkan dapat menulis surat permohonan tertulis kepada pejabat pembuat komitmen (PPK) perihal permohonan pencairan tunjangan sertifikasi itu,” ucapnya.

Senada dengan Kasi Pendidikan Madrasah, Bendahara pengeluaran Kemenag Kapuas M Poteran Sosilo S HI mengimbau kepada seluruh guru non-PNS agar dapat bersabar menunggu proses pencairan tunjangan sertifikasi ini. “Banyak tahapan proses yang harus ditempuh untuk dapat mencairkan tunjangan sertifikasi guru non-PNS itu,” ungkapnya. (Hendra)

SISKOHAT Kemenag Kapuas Di-maintenance

KUALA KAPUAS - Guna memaksimalkan kinerja dan pelayanan haji di kabupaten Kapuas. Kemenag Kapuas melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, (27/8) kemarin melakukan maintenance perangkat SISKOHAT di ruang pelayanan haji Kemenag Kapuas.

Proses maintenance itu sendiri dikerjakan oleh Vendor Kemenag RI yakni PT. Nata Solusi Pratama Jakarta melalui operator service Subur Leyono.

Operator service SISKOHAT haji Subur leyono mengatakan, seluruh program SISKOHAT harus dinon-aktifkan saat tidak digunakan. Hal itu menurutnya akan meminimalisir kerusakan pada perangkat SISKOHAT itu sendiri.

“Hard disk perangkat komputer (PC) ini harus segera diganti, untuk selanjutnya dilakukan install program agar SISKOHAT Kemenag Kapuas dapat kembali normal seperti biasa,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kasi PHU Kemenag Kapuas H Hamidhan S Ag berharap agar proses maintenance SISKOHAT dapat dilakukan secara berkala guna menjaga kestabilan program SISKOHAT agar tidak menghambat proses pelayanan haji di Kemenag Kapuas.

Sementara itu, salah satu operator SISKOHAT Kemenag Kapuas Suriansyah menyambut baik atas dimaintenance-nya perangkat SISKOHAT di ruang kerjanya. Sebagai perangkat penginputan data jemaah, peran SISKOHAT sangat urgen adanya dalam pelayanan haji, terlebih lagi, lanjut dia SISKOHAT telah terintegrasi antara Ditjen Haji, BPS-BPIH dan Kanwil Kemenag Provinsi.  (Hendra)

Kamis, 28 Agustus 2014

Bupati Kapuas Lepas Peserta MQK

KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MT MM secara resmi melepas peserta Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Kapuas yang akan bersaing pada ajang Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) tingkat nasional di Jambi pada 1 - 8 September 2014 mendatang.

Acara pelepasan itu sendiri dipusatkan di rumah jabatan Bupati Kapuas dihadiri oleh Kakankemenag Kapuas Drs H Ahmad Bahruni M AP, Kasi Pontren dan Diniyah H Marino S PdI, Kasi Pendidikan Madrasah Drs H Asyari serta sejumlah ustadz/ustadzah dari sejumlah pondok pesantren di Kapuas.

Sebanyak 11 orang santri, 2 orang pendamping dan 6 orang official pun tampak hadir pada acara pelepasan itu. Kesebelas santri itu merupakan para Jawara pada lomba Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) tingkat provinsi Kalteng di Palangka Raya pada 23 - 26 Juni 2014 lalu.

Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MT MM dalam sambutannya mengucapkan selamat berjuang kepada seluruh peserta MQK Kapuas dalam membawa nama baik daerah di ajang tingkat nasional. “Jaga kesehatan, persiapkan diri sebaik mungkin agar mampu memperoleh prestasi yang optimal dan membanggakan daerah,” pesan Bupati,.

Di tempat yang sama, Kakankemenag Kapuas Drs H Ahmad Bahruni M AP dalam laporannya memohon doa restu kepada Bupati Kapuas dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kapuas agar peserta MQK Kapuas dapat menorehkan prestasi membanggakan dan dapat membawa nama harum kabupaten Kapuas khususnya dan provinsi Kalteng pada umumnya.

“Kesebelas santri ini merupakan santri terbaik dari sejumlah pondok pesantren di wilayah Kapuas diantaranya adalah perwakilan dari pondok pesantren Abnauth Thalibin Tamban Catur dan pondok pesantren Miftahussalam Kapuas Murung,” ucap Kakankemenag. (Hendra)