KELUARGA BESAR KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN KAPUAS - PROVINSI KALIMANTAN TENGAH - " MENGUCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU 2014 "

Sabtu, 19 April 2014

Mantapkan Rencana Program Bimas Islam

KUALA KAPUAS (Humas) – Guna memberikan pengetahuan tambahan dan pembekalan kepada Seluruh Kepala KUA Kecamatan, Penyuluh Fungsional dan sejumlah pelaksana seksi penyelenggara syariah di lingkungan Kemenag Kapuas, Kemenag Kapuas beberapa waktu yang lalu menggelar kegiatan bertajuk Rapat Koordinasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas Tahun 2014.

Mengambil tempat di hotel al madani Kapuas, kegiatan itu diikuti sebanyak 30 orang peserta dan dibuka langsung oleh Kepala Kemenag Kapuas Drs. H. Ahmad Bahruni, M. AP dalam sambutannya mengungkapkan, kegiatan ini sangat penting diselenggarakan dalam upaya melakukan evaluasi atas seluruh program yang telah dilaksanakan oleh seksi Bimas Islam Kemenag Kapuas.

 “Rapat Koordinasi ini juga diharapkan dapat memantapkan rencana program Bimas Islam ke depan,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Kasi Bimas Islam Drs. H. Subeli melaporkan kegiatan ini sepenuhnya dibebankan pada DIPA kantor Kemenag Kapuas tahun 2014. “Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya Kepala Kemenag Kapuas, Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Prov Kalteng, Kasubbag TU Kemenag Kapuas serta Kasi Bimas Islam Kemenag Kapuas,” ucapnya. (hen)

Selasa, 15 April 2014

Kemenag Kapuas Gelar Pembinaan Administrasi Kepegawaian

KUALA KAPUAS (Humas) - Kementerian Agama (Kemenag) Kapuas kembali menggelar kegiatan bertajuk Pembinaan Administrasi Kepegawaian Angkatan II Setelah sebelumnya sukses menggelar kegiatan serupa beberapa waktu yang lalu. Sebanyak 35 peserta turut hadir pada kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Kemenag Kapuas Drs H Ahmad Bahruni M AP itu.

Peserta kegiatan sendiri terdiri dari Seluruh Kasi, Penyelenggara dan staf Kantor Kemenag Kapuas, Kepala KUA Kecamatan, Sejumlah Kepala Madrasah dan Pengawas di lingkungan Kemenag Kapuas.

Kepala Kemenag Kapuas Drs H Ahmad Bahruni M AP dalam sambutannya menuturkan seyogyanya kegiatan ini diikuti seluruh ASN Kemenag Kapuas. Namun, lanjut Kakankemenag, karena terbatasnya anggaran hanya sebagian ASN yg diundang dalam kegiatan ini. “Selepas kegiatan ini, saya berharap agar  dapat menularkan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh kepada seluruh staf pada satkernya masing-masing,” katanya.

Ditambahkan Kakankemenag, melalui Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), ASN Kemenag nantinya diharapkn mampu menilai dirinya sendiri secara jujur. Karena itu, kata dia, kegiatan ini diselenggarakan tak hanya membahas materi secara teoritis, namun juga secara praktik pengaplikasian penyusunan SKP agar dapat diterapkan dengan baik di Kemenag Kapuas.

Di tempat yang sama, penanggungjawab kegiatan Asyhadi S Pd melaporkan, tujuan diselenggaraknnya kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan dan pegetahuan tentang peraturan yang berkaitan dengan disiplin pegawai serta tata kelola administrasi yang baik. Disamping itu, lanjut dia, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang sasaran kinerja pegawai (SKP) serta teknik penyusunannya. “Narasumber dalam kegiatan ini diantaranya adalah Kepala Kemenag Kapuas, Kasubbag Ortala dan Kepegawaian Kanwil Kemenag Prov Kalteng, serta Arpansyah, SH dari Kanwil Kemenag Prov Kalteng. (hen)

Minggu, 13 April 2014

Tenaga Pendidik Bukan Pegawai Biasa


KUALA KAPUAS (Humas) - Sedikitnya 30 peserta  terdiri dari guru, tenaga pendidik dan pembina remaja keagamaan Kristen di lingkungan Kemenag Kapuas turut ambil bagian pada kegiatan Bimbingan/Pembinaan Tenaga Pendidikan Keagamaan Kristen Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas Tahun 2014 yang digelar oleh Kemenag Kapuas melalui seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen, (11/4) lalu.

Berpusat di aula hotel al madani Kapuas, kegiatan itu dibuka langsung oleh Kepala Kemenag Kapuas melalui Kasubbag TU Asyhadi, S.Pd, dalam sambutannya mengungkapkan tenaga pendidik bukan pegawai biasa mengingat seorang pendidik harus dapat mengikuti perkembangan IPTEK saat ini. Selain itu, kata dia, tenaga pendidik harus memiliki inovasi dan formula agar pembelajaran dapat menyenangkan dan tidak menjenuhkan.

“Terhitung dari tahun 1974 hingga 2013, Pemerintah telah melakukan delapan kali perubahan kurikulum sebagai konsekuensi atas perubahan dalam dunia pendidikan,” ucapnya.

Mantan Kepala KUA Kecamatan Selat Kapuas itu juga berharap agar tenaga pendidik keagamaan Kristen memiliki komitmen yang tinggi untuk meningkatkan imtaq dan iptek untuk kemajuan dunia pendidikan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Teripena, S.Th melaporkan, Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan bimbingan tentang pelaksanaan pendidikan keagamaan kristen, memantapkan pelaksanaan pendidikan keagamaan kristen di lingkungan masyarakat kristen, menetapkan kebijakan tentang pelaksanaan pendidikan keagamaan kristen pada lingkungan kemenag kapuas. “Kegiatan ini dibebankan sepenuhnya pada DIPA Kantor Kemenag Kapuas tahun 2014,” terangnya.
Bertindak sebagai narasumber pada kegiatan tersebut diantaranya Pdt. Dr. Rama Tulus serta Kepala Penyelenggara Bimas Kristen Herwandae, S.Th. (hen)