" SELAMAT DATANG DI WEBSITE "KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN KAPUAS " - PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Jumat, 24 Oktober 2014

Kemenag Kapuas Siap Semarakkan Pawai 1 Muharram

KUALA KAPUAS – Kantor Kemenag Kapuas terus menggenjot persiapan dalam rangka ambil bagian dalam pawai 1 Muharram 1436 H dan kegiatan Gerak Jalan Muharram 1436 H yang digelar oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kapuas.

Seperti yang terlihat pada Jum’at (24/10) pagi, sejumlah pegawai Kemenag Kapuas tampak antusias menghiasi atribut pawai berupa replika seekor unta yang didesain khusus untuk memeriahkan pawai 1 Muharram pada Sabtu (25/10) mendatang.

Kakankemenag Kapuas Drs. H. Ahmad Bahruni, M. AP didampingi Kasi Pendidikan Madrasah Drs. H. Asy’ari turut menyaksikan persiapan keikutsertaan Kemenag Kapuas dalam pawai yang rencananya akan diikuti ribuan peserta itu. Kakankemenag Kapuas Drs. H. Ahmad Bahruni, M. AP memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan dan kinerja jajarannya dalam menyukseskan pawai tersebut.

“Mari kita sukseskan pawai 1 Muharram Besok (25/10), sebagai salah satu instansi vertikal di lingkungan Pemkab Kapuas, sudah sepatutnya kita menjadi leading sector dalam menyemarakkan hari hari besar keagamaan khususnya hari besar keagamaan Islam,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, guna menambah kemeriahan pawai 1 Muharram tersebut, selain mengerahkan seluruh pegawainya, Kemenag Kapuas juga akan menyertakan tiga buah atribut diantaranya dua ekor replika unta dan satu buah motor hias. (Hendra)






Puluhan GPAI Ikuti Pembinaan

KUALA KAPUAS - Pelbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan agama Islam terus dilakukan Kantor Kemenag Kapuas, salah satunya adalah melalui kegiatan Pembinaan dan Bimbingan Pembuatan RPP Pendidikan Agama Islam Bagi Guru Agama Islam Sekolah Dasar (SD), Rabu (22/10) kemarin.

Mengambil tempat di salah satu ruang SDN 1 Warna Sari Tamban Catur, kegiatan itu diikuti puluhan GPAI SD di wilayah setempat. Tampak hadir dalam kegiatan itu diantaranya Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kemenag Kapuas, Pengawas PAI wilayah Tamban Catur dan Kapuas Kuala, Kepala UPTD Pendidikan kecamatan Tamban Catur dan sejumlah Pengurus KKG PAI Kabupaten Kapuas.

Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kemenag Kapuas H. Sajarwan, M. Pd dalam sambutannya mengatakan, sebagai tenaga pendidik yang profesional, GPAI dituntut mampu memahami kurikulum 2013. Akses untuk mengetahui kurikulum 2013 PAI kata dia dapat dilihat melalui media internet seperti google, hal ini tentunya kembali menuntut seorang guru harus memiliki keahlian, inovasi serta kreatifitas tinggi terhadap kemajuan dan perkembangan IT saat ini.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam pembelajaran PAI dan BP yang di implementasikan GPAI pada sekolah masing-masing agar peserta didik mampu menunjukkan perilaku jujur, disiplin, bertanggungjawab, santun dan peduli serta percaya diri,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Tamban Catur, Winaryo, S. Pd menyambut positif atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, ada tiga unsur  pendukung dalam menunjang keberhasilan implementasi kurikulum 2013 yakni Pemerintah, SDM, Sarana dan Prasarana.

“Ketiga unsur  ini saling berkaitan dalam menunjang keberhasilan kurikulum 2013, kegiatan seperti ini harus terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai upaya dalam mencerdaskan anak bangsa,” kata Winaryo. (Hendra)

Kamis, 23 Oktober 2014

Masyarakat Sambut Positif Nikah Gratis

KUALA KAPUAS - Sebagai kantor yang mempunyai tugas dan fungsi melaksanakan pencatatan pernikahan, Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas turut mengimplementasikan PP No 48/2014 tentang tarif biaya nikah yang baru kepada masyarakat setempat.

Hal itu diungkapkan Pgs. Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Kapuas Timur Drs. H. Subeli saat dimintai konfirmasi mengenai implemenasi regulasi terbaru tersebut. Dia menjelaskan, sejak disosialisasikan pada agustus lalu, pihaknya telah memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat setempat mengenai tarif biaya nikah baru tersebut.

“Regulasi baru ini setidaknya akan meminimalisir nikah siri di masyarakat dengan pelbagai alasan seperti faktor ekonomi dan lain sebagainya. Allhamdulillah, masyarakat Kapuas Timur sendiri menyambut positif nikah gratis ini,” ucap H. Subeli, (22/10) kemarin.

Kasi Bimas Islam Kemenag Kapuas ini juga mengungkapkan, dengan adanya PP No 48/2014 ini, masyarakat yang kurang mampu dalam hal ekonomi dapat melangsungkan pernikahan secara gratis dengan catatan pernikahan tersebut dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA).

“Sementara untuk pernikahan yang dilaksanakan di luar KUA/di luar jam kerja, maka akan dikenakan tarif/biaya sebesar Rp. 600.000,- yang langsung disetorkan ke rekening Bendahara penerimaan biaya Nikah atau Rujuk pada Bank Penerima Setoran Nikah Kemenag RI,” terangnya. (Hendra)